Senin, 11 April 2016

RANGKUMAN TIK BAB 6 – BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN


RANGKUMAN TIK
BAB 6 – BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN
A.     Konsep Blended Learning
Secara etimologi istilah Blended Learning terdiri dari dua kata yaitu blended dan learning. Kata blend berarti “campuran, bersama untuk meningkatkan kualitas agar bertambah baik” . sedangkan learning memiliki makna umum yakni belajar, dengan demikian sepintas mengandung makna pola pembelajaran yang mengandung unsur pencampuran, atau penggabungan antara satu pola dengan pola yang lainnya

B.     Karakteristik Blended e-Learning
Karakteristik blended e-learning adalah sumber suplemen, dengan pendekatan tradisional juga mendukung lingkungan belajar virtual melalui suatu lembaga, rancangan pembelajaran yang mendalam pada saat perubahan tingkatan praktik pembelajaran dan pandangan tentang semua teknologi digunakan untuk mendukung pembelajaran.

C.     Penerapan Blended e-Learning
Blended e-learning kini banyak digunakan oleh para penyelenggara pendidikan terbuka dan jarak jauh. Kalau dahulu hanya Universitas Terbuka yang diizinkan menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, maka kini dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan nasional tentang ‘Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak jauh’, maka perguruan tinggi tertentu yang mempunyai kapasitas menyelenggarakan pendididkan terbuka dan jarak jauh menggunakan blended e-learning, juga telah diizinkan menyelenggarakannya.
Jika dikaji secara terminologis maka blended e-learning menekankan pada penggunaan internet seperti pendapat Rosenberg (2001) menekankan bahwa blended e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
Ada lima level pengguanaan ICT dalam pembelajaran, yaitu :
-       level 1 Information
-       level 2 Supplemental
-       level 3 Essensial
-       level 4 Communal
-       level 5 Immersive

D.    Prosedur Blended Learning dalam Pembelajaran
Model blended e-learning yang dilakukan mahasiswa S1 PGSD PJJ yang terdiri dari tatap muka atau tutorial (residential) toturial jarak jauh (online) yang menggunakan e-learning berbasis website LMS moodle dan toturial kunjung. Adanya model blended e-learning membantu mahasiswa yang sebagian besar adalah orang tua yang baru menemui proses pembelajaran dengan e-learning atau menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Penjelasan diatas adalah contoh dari Prosedur Blended Learning dalam Pembelajaran

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Diberdayakan oleh Blogger.